Kardinal McCarrick Mundur dari College of Cardinals
Kardinal Theodore Edgar McCarrick di South Bend, Indiana, 4 Maret 2015. (foto: dok).
(Gloopic) Vatikan mengatakan Paus Fransiskus telah menerima tawaran Kardinal Theodore McCarrick untuk mengundurkan diri dari College of Cardinals, dilansir dari laman VOA.
Pernyataan hari Sabtu (28/7) itu mengatakan Paus Fransiskus menerima surat pengunduran diri mantan uskup agung di Washington DC itu sehari sebelumnya. Selain menyetujui pengunduran diri McCarrick sebagai kardinal, Paus Fransiskus juga memerintahkannya untuk melakukan “doa dan penebusan dosa” hingga tuduhan pelecehan seksual terhadap dirinya diperiksa di persidangan gereja Katholik.
McCarrick telah dikeluarkan dari dilarang memberi pelayanan publik sejak 20 Juni lalu, menunggu penyelidikan penuh terhadap tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang remaja di New York City lebih dari 40 tahun lalu. Laki-laki, yang ketika pelecehan itu terjadi berusia 11 tahun, mengatakan hubungan seksual yang kasar itu berlangsung hingga lebih dari 20 tahun. McCarrick telah menyangkal tuduhan tersebut.
McCarrick adalah salah seorang pastur gereja tertinggi di Amerika yang dituduh melakukan pelecehan seksual.
McCarrick yang lancar berbicara dalam tujuh bahasa, adalah uskup agung di ibukota Washington DC antara tahun 2000 – 2006. Ia diangkat menjadi kardinal pada tahun 2001.
(Kardinal McCarrick Mundur dari College of Cardinals/www.voaindonesia.com/Gloopic.net/Jala).
Berita Terkait
- Pengadilan Mesir Vonis Mati Terhadap 75 Pendukung Mantan Presiden Morsi
- Presiden China Xi Jinping Bertemu PM Mauritius Jugnauth
- Kardinal McCarrick Mundur dari College of Cardinals
- Gerhana bulan: Kapan dan di mana bisa melihat gerhana 'Blood Moon' terlama abad 21
- Vagina Bijak dan Penis Tolol : nama desa di Ghana yang membuat kehebohan
- Pemerintah Amerika Memberi Subsidi Kepada Petani Senilai USD 12 Miliar
- Trump Memuji Pembongkaran Situs Uji Coba Rudal Korea Utara
- Korea Utara : “Bongkar Lokasi Peluncuran Roket”
- Trump Peringatkan Presiden Iran “Jangan Pernah Ancam Amerika”
- Rouhani Mengingatkan Trump Agar Berhenti Mengancam Iran Atau Nanti Menyesal
Komentar
Posting Komentar