Jelang Pemilu, Mugabe Gelar Konferensi Pers
Mantan presiden Zimbabwe Robert Mugabe berbicara pada wartawan di kediamannya di Harare, 29 Juli 2018.
(Gloopic) Robert Mugabe yang pernah berkuasa di Zimbabwe selama 37 tahun, menggelar konferensi pers di kediamannya di Harare menjelang pemilihan, ia mengatakan mendukung pemimpin partai oposisi Gerakan Perubahan Demokrasi Nelson Chamisa. dilansir dari laman www.voaindonesia.com.
Mantan presiden Zimbabwe Robert Mugabe mengatakan rakyat Zimbabwe tidak pernah bebas sejak kudeta militer tahun lalu yang secara de facto menggulingkannya dari pemerintahan. Belum jelas apa yang dimaksud dengan pernyataannya itu.
Mugabe secara mengejutkan menggelar konferensi pers di rumahnya di Harare, pada malam pemilihan pertama di negara itu sejak ia digulingkan dari jabatannya.
Mantan presiden itu mengatakan kudeta November lalu itu tidak perlu ada karena ia berencana mundur pada Desember. Ditambahkannya, “omong kosong” bahwa ia ingin agar istrinya Grace yang menggantikan kedudukannya.
Para analis politik mengatakan hal yang mendasari langkah militer untuk menggulingkan Mugabe adalah pemecatan Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa, yang sangat disukai militer. Mugabe menuduh Mnangagwa sebagai pengkhianat. Langkah itu dipandang oleh banyak kalangan sebagai kesempatan bagi Mugabe untuk mengisi posisinya dengan istrinya yang sangat tidak populer di mata rakyat.
Mugabe mengatakan ia tidak akan memilih Mnangagwa dalam pemilu hari Senin (30/7).
Mnangagwa, yang saat ini menjabat sebagai presiden, akan berhadapan dengan pemimpin kelompok oposisi Nelson Chamisa dari Partai Gerakan Perubahan Demokrasi dalam pemilu ini.
Mugabe mundur dari masa jabatannya selama 37 tahun setelah dikenai tahanan rumah selama hampir satu minggu. Ia menghadapi tekanan kuat untuk mundur dari pihak militer, mantan deputinya, kelompok-kelompok veteran perang yang berpengaruh dan sejumlah besar warga Zimbabwe.
(Jelang Pemilu, Mugabe Gelar Konferensi Pers/www.voaindonesia.com/Gloopic.net/Jala).
Berita Terkait
- Jelang Pemilu, Mugabe Gelar Konferensi Pers
- Pengadilan Mesir Vonis Mati Terhadap 75 Pendukung Mantan Presiden Morsi
- Presiden China Xi Jinping Bertemu PM Mauritius Jugnauth
- Kardinal McCarrick Mundur dari College of Cardinals
- Gerhana bulan: Kapan dan di mana bisa melihat gerhana 'Blood Moon' terlama abad 21
- Vagina Bijak dan Penis Tolol : nama desa di Ghana yang membuat kehebohan
- Pemerintah Amerika Memberi Subsidi Kepada Petani Senilai USD 12 Miliar
- Trump Memuji Pembongkaran Situs Uji Coba Rudal Korea Utara
- Korea Utara : “Bongkar Lokasi Peluncuran Roket”
- Trump Peringatkan Presiden Iran “Jangan Pernah Ancam Amerika”
Komentar
Posting Komentar