Jawaban Iran kepada Trump: Kembali ke Perjanjian Nuklir Dulu
(Gloopic) Hamid Aboutalebi mengatakan; menghormati hak-hak Iran, mengurangi permusuhan dan kembali ke perjanjian nuklir, adalah langkah menuju perundingan Amerika dan Iran.
Pemerintah Iran telah menjawab tawaran Presiden Amerika Donald Trump untuk mengadakan perundingan langsung dengan pemimpin Iran Hassan Rouhani, dilansir dari laman VOA.
Hamid Aboutaleb, seorang penasihat Presiden Rouhani mengirim pesan Twitter menjawab pernyataan Presiden Trump hari Senin (30/7), bahwa ia siap bertemu dengan Rouhani “kapan saja dan tanpa syarat.”
“Menghormati hak-hak negara Iran, mengurangi permusuhan dan kembali ke perjanjian nuklir adalah langkah-langkah yang bisa diambil untuk memuluskan jalan menuju perundingan antara Amerika dan Iran,” kata penasihat Rouhani, Hamid Aboutalebi.
Seorang pejabat Iran, beberapa jam sebelum wawancara pers bersama Presiden Trump dan perdana Menteri Italia Giuseppi Conte di Gedung Putih, di mana Trump memberikan pernyataan tentang kesediaannya bertemu dengan Rouhani, mengatakan dengan tegas bahwa dalam keadaan sekarang ini tidak akan ada perundingan dengan Amerika.
“Dengan keadaan Amerika saat ini dan berbagai kebijakannya, tidak ada kemungkinan adanya dialog, karena Amerika telah menunjukkan bahwa negara itu tidak bisa diandalkan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi kepada wartawan.
Berita Terkait
- Menlu Amerika Serikat Akan Berkunjung ke Indonesia
- Jawaban Iran kepada Trump: Kembali ke Perjanjian Nuklir Dulu
- Partai Rakyat Kamboja Klaim Menangkan Pemilihan Umum
- Jelang Pemilu, Mugabe Gelar Konferensi Pers
- Pengadilan Mesir Vonis Mati Terhadap 75 Pendukung Mantan Presiden Morsi
- Presiden China Xi Jinping Bertemu PM Mauritius Jugnauth
- Kardinal McCarrick Mundur dari College of Cardinals
- Gerhana bulan: Kapan dan di mana bisa melihat gerhana 'Blood Moon' terlama abad 21
- Vagina Bijak dan Penis Tolol : nama desa di Ghana yang membuat kehebohan
- Pemerintah Amerika Memberi Subsidi Kepada Petani Senilai USD 12 Miliar
Komentar
Posting Komentar