China Akan Investasikan USD 14 Miliar di Afrika Selatan
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa (kanan) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping di Pretoria, Selasa (24/7).
(Gloopic) China akan menginvestasikan USD 14 Miliar di Afrika Selatan, disampaikan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa hari Selasa 24/07/2018, setelah dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping di Pretoria, dilansir dari lama VOA.
Ramaphosa yang menggantikan Jacob Zuma presiden sebelumnya pada bulan Februari, berjanji akan menghidupkan kembali perekonomian dan menarik investor .
"Perdagangan bilateral belum mencapai potensinya," kata Ramaphosa, menambahkan bahwa investasi itu akan berfokus pada infrastruktur, pertanian dan teknologi.
Presiden Xi Jinping tiba di Afrika Selatan menjelang KTT negara berkembang BRICS - Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan – yang dimulai pada hari Rabu (25/7).
Kesepakatan yang ditandatangani pada hari Selasa antara lain pinjaman sebesar $ 2,5 miliar bagi perusahaan listrik negara Afrika Selatan, Eskom, yang dibebani utang besar dan terjerat dalam tuduhan korupsi yang melibatkan pemerintahan Zuma.
Berita Terkait
- Ekonomi Global Akan Tersendat Jika Perang Dagang Berlanjut
- China Akan Investasikan USD 14 Miliar di Afrika Selatan
- China Selidiki Anti Dumping Impor Stainless Steel Dari Indonesia
- Penerimaan Pajak Akan Mencapai Rp 2.000 Triliun Tahun Depan
- China Tidak Mendapat Dukungan “Uni Eropa” Melawan Proteksionisme Trump
- Apakah AS Akan kenakan Bea Impor untuk Indonesia
- Indonesia, Akhirnya Kuasai Tambang Grasberg
- 10 Destinasi Dengan Branding Baru
- Produsen Kopi Toraja dan Gayo Tarik Perhatian Pembeli Mancanegara
- Presiden Buka Trade Expo Indonesia 2016
Komentar
Posting Komentar